KAJIAN KESASTRAAN DENGAN PENDEKATAN SEMIOTIKA

Authors

  • Hj. Azizah Yuzzintani MAN 2 Banjarmasin

Keywords:

Kajian Kesasteraan, pendekatan semiotika

Abstract

Kajian kesastraan meliputi karya sastra lama dan sastra baru. Karya sastra lama di dalamnya termasuk legenda. Legenda adalah bagian dari sastra lisan klasik karena menceritakan peristiwa masa  lampau. Masyarakat mempercayai legenda benar-benar pernah ada atau pernah terjadi. Legenda yang ada sekarang adalah legenda yang sudah berbentuk teks sehingga dapat dibaca setiap orang yang hidup di masa sekarang.

Teks legenda yang dijadikan objek kajian dalam tulisan ini adalah teks legenda “Asal Mula Gunung Batu Banawa” ditulis oleh Syamsiar Seman, ‘Si Malin Kundang” ditulis oleh Nenni Hamdanputera, dan “Sangkuriang” ditulis oleh Harnaeni Hamdan Hs. Untuk mengkaji ketiga teks legenda ini digunakan pendekatan semiotika, metode semantik, dan teknik segmental.

Berdasarkan hasil kajian ketiga legenda itu, disimpulkan bahwa ketiga teks legenda terdapat lambang-lambang budaya yang melambangkan suatu pelanggaran terhadap norma yang berlaku di masyarakat sehingga menimbulkan malapetaka. Lambang-lambang budaya pada ketiga teks legenda tersebut juga melambangkan pentingnya menuntut ilmu, bekerja keras, dan berdoa. Demikian banyak lambang budaya yang dikandung legenda ini sehingga wajar jika legenda mempunyai peranan dan masih dihargai sebagai legenda.

Downloads

Published

27-02-2023